News

Angin Segar Regulasi Low Cost Green Car
 

Dalam acara Rapat Kerja Nasional Kementerian Perindustrian di Hotel Bidakara, Gatot Subroto, Jakarta (13/2), Pemerintah terkait regulasi LCGC, serius menggodok peraturan tersebut guna menjawab keinginan banyak pihak perihal keseriusan Pemerintah memberikan support pada pelaku industri khususnya produsen otomotif di Tanah Air.
 

Simpang-siurnya status peraturan tersebut, rasanya akan terkuak kepastiannya dalam waktu dekat ini. Seperti yang diutarakan secara singkat oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat sesaat setelah meninggalkan Hotel Bidakara usai Rapat Kerja Nasional Kementrian Perindustrian, “Bulan ini,” ujarnya.
 

“ Dalam rangka pengembangan LCGC, telah terjadi peningkatan investasi berupa perluasan dan pembangunan pabrik baru dengan total investasi sebesar US$ 2,2 milyar untuk industri perakitan dan US$ 2,3 milyar untuk industri komponen, dengan perakitan  menyerap tenaga kerja sebanyak 25.000 orang,” ujar Hidayat.
 

Diutarakan juga oleh Menteri Keuangan, Agus Marto, bahwa akan dibentuk satu insentif bagi low emission yang akan dikeluarkan tahun 2013 ini. “ Kita betul mendesain agar insentif ini tepat sasaran. Insentif ini umumnya untuk industri  otomotif yang menghasilkan barang – barang efisien menggunakan BBM dan meningkatkan produktifitasnya. Otomatis industrinya push on disana, tetapi kita arahkan untuk produsennya,” tandas Agus Marto.
 

Bila saja regulasi LCGC benar adanya diterbitkan bulan ini, setidaknya akan menjadi angin segar bagi  konsumen Astra Daihatsu Ayla yang ingin segera membawa pulang mobil kompak idaman ini. Pastinya juga, kabar gembira ini bisa menjawab pertanyaan banyak pihak, khususnya jurnalis Nasional dan Regional yang selalu bertanya keseriusan Daihatsu meluncurkan produk terbarunya. Akankah, The Rising Star, Astra Daihatsu Ayla akan segera di-launch dalam waktu dekat ini? Lets wait and see…(RAO).

 

sudah dibaca 1557 kali.