News

Konvoi Jangan Merugikan
 

Konvoi mobil memang menyenangkan, namun sadarkah Anda, jika konvoi mobil juga memiliki potensi terjadinya kecelakaan lalu-lintas, dan juga berpotensi merugikan pengguna jalan lainnya.
 

Sering kali kita saksikan iring – iringan panjang konvoi kendaraan terlebih, yang menyertakan  voorijder, sangatlah mengganggu. Apalagi bila konvoi kendaraan menerabas antrian panjang kemacetan kota. Begitu pula halnya jika melakukan konvoi kendaraan menuju luar kota, seperti yang kerap dilakukan teman – teman komunitas saat gathering bersama klub. Melakukan iring – iringan konvoi mobil, memiliki tata krama yang perlu dilakukan agar, iring – iringan konvoi tidak membahayakan dan merugikan pengguna jalan lainnya.
 

Menepi dengan teratur (dok.taruna owner)

 

• Menjaga jarak antara kendaraan di depan dengan kendaraan di belakang. Hal ini baik dilakukan guna menghindari terjadinya tabrakan beruntun. Setidaknya berikan jarak sekitar dua body mobil, agar jika terjadi keadaan pengereman darurat, pengemudi dapat menghindar dari kecelakaan yang lebih vital.
 

• Jangan nyalakan lampu hazard. Sebagai penanda Anda dalam sebuah rombongan konvoi lebih baik nyalakan lampu kecil atau besar, daripada menggunakan lampu hazard, karena lampu hazard, hanya diperuntukan sebagai keadaan darurat.
 

• Posisikan konvoi dalam satu lajur, jangan lebih. Konvoi kendaraan menggunakan lebih dari dua lajur, akan mengganggu pengguna jalan lainnya.
 

• Berikan kesempatan bagi kendaraan diluar rombongan ketika ingin mendahului. Memberikan kesempatan kendaraan untuk mendahului, dapat memperlancar arus lalu – lintas.
 

• Sesuaikan kecepatan mobil dengan batasan kecepatan yang telah ditetapkan. Jangan perlambat laju mobil ketika ingin menunggu mobil lainnya, lebih baik jika rombongan menepi, di ruas jalan yang lebih luas, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
 

• Pergunakan alat komunikasi tambahan seperti Radio panggil  atau HT (Handy Talky).  Alat ini, mempermudah mengkomunikasikan kondisi jalan di depan dan dibelakang, sehingga informasi dapat diterima cepat, sehingga jika perlu melakukan antisipasi, rombongan lainnya dapat lebih waspada.
 

Dengan menerapkan beberapa kiat konvoi diatas, diharapkan  dapat membuat kondisi lalu – lintas lebih lancar dan tidak merugikan pengguna jalan lainnya. “ Jangan juga menggunakan lampu rotater seperti yang banyak dilakukan oleh rombongan konvoi. Penggunaan lampu rotater yang tidak pada tempatnya, sangatlah mengganggu. Karena lampu rotater, hanya boleh digunakan oleh kendaraan taktis seperti ambulance, mobil polisi, mobil pemadam kebakaran, dan kendaraan sejenis lainnya,” ujar Eko Priyanto, Value Chain Departement Head, PT Astra Daihatsu Motor. (RAO)   
 

sudah dibaca 674 kali.